Friend
zone atau
zona pertemanan adalah keadaan yang amat sangat dihindari seseorang kala melancarkan jurus-jurus PDKT mereka.
Friendzone
/ Ist.
Biasanya
seseorang yang akhirnya terjebak ke dalam lembah friendzone adalah mereka yang
salah melakukan PDKT atau salah mengartikan sikap gebetan.
Friendzone ini seringkali menjangkiti good guy yang biasanya
sangat memperhatikan gebetan dan mau melakukan apa saja demi gebetan. Lantas
bagaimana sih cara menghindari friend zone?
1.
Hindari Zona Persahabatan
Sebisa
mungkin usahakan agar tidak jatuh cinta pada sahabat Anda sendiri.
Problem persahabatan ini memang masalah klasik, tapi sangat sering terjadi di
dunia romansa. Beberapa orang mempertimbangkan dampak negatif yang mengikuti
ketika seseorang terjebak dalam romansa sahabat jadi cinta.
Ada yang takut hubungan
mereka tidak kembali membaik setelah menjalin hubungan cinta bahkan ada pula
yang kalah sebelum berperang dengan menghindari pergaulan bersama sahabat
sekaligus gebetan.
2.
Jangan Terlalu Baik
Tidak ada yang salah
sebenarnya dengan memperlakukan gebetan dengan cara yang baik-baik. Tips satu
ini lebih tepat jika diartikan jangan mau menjadi budak cinta gebetan, karena
kita sudah terlanjur cinta maka apapun yang diminta gebetan dituruti.
Ini
yang baru salah dalam kegiatan PDKT. Kala PDKT kita bukan seorang
pembantu/supir/pengawal tetapi kita adalah teman kencan. Kita bersikap baik
terhadap gebetan bukan berarti kita terlalu memanjakannya dan
membuatnya terlalu bergantung pada kita.
3.
Hindari Kondisi Curhat
Seringkali
zona friendzone terbentuk ketika gebetan memiliki konflik dengan
pasangannya. Untuk itu gebetan membutuhkan orang lain sebagai tong
sampahnya dan kita dengan sukarela menyodorkan diri sebagai ‘tong sampah’ itu
dengan harapan lambat laun si gebetan akan merasa nyaman dan berpaling pada
kita.
Lebih
baik tanggalkan niat sedemikian rupa karena umumnya seseorang
membutuhkan tempat curhat hanya sebagai pelarian sementara bukan permanen.
Adapun kalau gebetan benar-benar putus dengan pasangan, dia tidak akan
berpaling pada ‘tong sampah’nya karena gebetan merasa bahwa ‘tong sampah’ itu
hanya membuatnya nyaman untuk bercerita bukan untuk bercinta.
4.
Hindari Rasa Ketagihan
Seringkali
ketika cinta telah hinggap di diri manusia, manusia tersebut akan merasa
ketagihan. Begitu pula ketika PDKT, biasanya saking seringnya sms atau chattingtimbul
rasa ketagihan dan merasa ingin selalu menghubungi gebetan. Sebisa mungkin
hindari virus satu ini. Ketika kita mulai ketagihan, kita akan terus menerus
membutuhkan gebetan.
Ketika
terus membutuhkan gebetan maka kita akan selalu mencoba menghubunginya.Sedangkan
gebetan belum tentu ingin kita hubungi/menghubungi balik. Efek negatif dari
rasa ketagihan dan merasa membutuhkan ini akan membuat gebetan risih dan
meninggalkan kita bahkan menolak dengan dalih friendzone.
5.
Hindari Zona Kakak atau Adik
Terjebak
dalam friendzone /Ist.
Sebelas
dua belas dengan poin pertama, tidak mungkin hubungan persaudaraan ketemu gede
ini akan berangsur ke tahap yang lebih serius, pacaran misalnya. Sama seperti
persahabatan, zona persaudaraan ini akanmembuat seseorang mati langkah dan
tidak bisa melakukan apa-apa untuk mengutarakan rasa cinta yang lebih kepada
gebetan.
6.
Gebetan Lebih dari Satu? Mengapa Tidak?
Namanya
juga gebetan, masih belum ada hubungan romantis yang terjalin. Jadi
sah-sah saja bagi seseorang untuk memiliki gebetan lebih dari satu.
Memiliki gebetan lebih dari
satu dapat menurunkan secara drastis tingkat terjebak friendzone karena
seseorang tidak lagi ketagihan pada satu orang saja atau bergantung pada satu
orang saja. Dia juga bebas menentukan pilihan dan dapat melakukan seleksi lebih
baik terhadap calon pasangan.
cr : http://ciricara.com/2013/11/25/cara-aman-untuk-menghindari-friend-zone/